Rincian Harga Panggih
|
Paket Standard = Rp. 3.900.000.
☑ MC. ☑ Pemandu adat. ☑ Kembar mayang. ☑ Pisang sanggan. ☑ Nasi kuning prosesi dulangan. ☑ Rujak degan. ☑ Daun sirih + telur + kembang setaman. ☑ Kain sindur. ☑ Perlengkapan kacar kucur. ☑ Peralatan prosesi panggih lainnya. ☑ Rekaman musik pengiring upacara. ☑ Cucuk lampah. Video contoh prosesi acara adat panggih >> Biaya paket belum termasuk: ✖ Biaya sewa venue + charge all vendor. ✖ Biaya transportasi = Rp. 100.000 - Rp. 300.000. ✖ Dokumentasi. ✖ Pembawa kembar mayang. ✖ Pembawa pisang sanggan. ✖ Biaya lainnya. Kami tidak menyediakan price list lain karena dinamisnya biaya operasional yang sering berubah-ubah akibat pengaruh global sehingga naik atau turunnya harga selalu mengacu pada halaman website ini dan aplikasi. Silahkan cek icon menu utama website yang berada di atas samping kiri LOGO untuk pricelist dari berbagai layanan. Lakukan diskusi secara langsung dengan datang ke kantor kami atau perwakilan dibeberapa wilayah setelah membuat janji temu perihal pembahasan waktu acara, konsep, tema, hingga fiksasi harga.
Apakah beberapa perangkat bisa dikeluarkan?
Hanya bisa salah satu dari pilihan perangkat berikut yang dapat dikeluarkan dari paket. Pilih Yang di Take-Out: Tidak Ada Cucuk Lampah Kembar Mayang + Pisang Sanggan Bagaimana skema pembayarannya? DP1 = Sudah masuk 30% dari total biaya. DP2 = Sudah masuk 50% dari total biaya. DP3 = Sudah masuk 70% dari total biaya. Pelunasan paling lambat H-2. Mohon melakukan pembayaran sesuai tanggal jatuh tempo yang tertera pada setiap invoicenya. DP1 mengikat harga apabila terjadi perubahan dikemudian hari sehingga nominal pembayaran adalah tetap sesuai dengan order yang dipesan sebelumnya sekaligus menjadi salah satu syarat agar dapat melakukan proses kerja seperti survey lokasi. DP1 tidak hangus apabila terjadi pembatalan, namun tidak dapat diuangkan kembali, hanya bisa digunakan untuk pembelian produk dari kami. Biaya jika terjadi pembatalan. DP1 = Tidak ada potongan tetapi tidak bisa diuangkan. Apabila Sudah DP2 = Potongan 30% dari total biaya. Apabila Sudah DP3 = Potongan 50% dari total biaya. Pengembalian dana diproses selama 14 hari kerja. Pembayaran dapat dilakukan secara online melalui aplikasi atau manual bank transfer, QRIS, dan cash. |
Rangkaian Acara Panggih
|
Acara adat Panggih biasanya berdurasi sekitar 60 menit.
1. Pisang Sanggan.
Penyerahan pisang sanggan dari keluarga pria kepada pihak mempelai wanita. Proses penyerahan sanggan ditandai dengan tibanya pengantin pria, yang diapit oleh para sesepuh pria dan dipimpin langsung oleh pembawa sanggan dari rombongan keluarga. 2. Kembar Mayang. Kembar Mayang diserahkan atau dibawa ke hadapan mempelai sebagai simbol bertemunya dua insan yang sah dan lambang kesiapan membangun keluarga. 3. Balangan Gantal. Pengantin saling melempar daun sirih yang diikat benang lawe. Ini menyimbolkan pertemuan pandangan dan kasih sayang yang saling terpaut. 4. Ngidek Tigan (Injak Telur). Mempelai pria menginjak sebutir telur ayam hingga pecah, dan mempelai wanita membasuh kaki suaminya (Wijikan). Ritual ini bermakna kesucian dan kesetiaan istri kepada suami. 5. Junjung Derajat. Melambangkan pengantin pria yang mengangkat atau menopang istrinya untuk berdiri sejajar dengannya, yang bermakna suami akan mengangkat derajat, martabat, dan menjadi pelindung bagi sang istri. 6. Sinduran. Kedua mempelai diselimuti dengan kain sindur merah putih oleh ayah mempelai wanita, lalu dituntun menuju pelaminan. Ini melambangkan perlindungan dan bimbingan orang tua. 7. Bobot Timbang. Pengantin duduk di pangkuan ayah mempelai wanita. Maknanya, kedua mempelai sama-sama dicintai dan memiliki kedudukan yang sama di mata keluarga. 8. Kacar-Kucur. Mempelai pria menaburkan biji-bijian, kacang, dan uang logam ke pangkuan mempelai wanita. Hal ini melambangkan suami yang bertanggung jawab mencari nafkah dan mengelola keuangan bersama. 9. Dulangan (Dahar Khalimah). Kedua pengantin saling menyuapi nasi kuning, menyimbolkan kerukunan dan komitmen saling berbagi dalam susah maupun senang.Sungkeman: Pengantin bersimpuh di hadapan kedua orang tua untuk memohon maaf dan doa restu. 10. Rujak Degan. Kedua mempelai dan orang tua mempelai wanita mencicipi rujak degan, yakni minuman yang terbuat dari serutan kelapa muda dicampur gula merah, sehingga rasanya manis dan segar. Prosesi ini memiliki makna kerukunan dan kebersamaan. Bahwa segala sesuatunya yang manis tidak dinikmati sendiri, melainkan harus dibagi bersama dengan seluruh anggota keluarga. 11. Sungkem. Sungkeman menjadi penutup yang sempurna dari rangkaian panjang prosesi panggih adat Jawa. Pada tahap ini, kedua mempelai akan bersujud di hadapan orang tua mereka sebagai bentuk memohon doa restu sekaligus meminta maaf akan segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah dilakukan semasa hidup. Doa yang disematkan adalah berupa pengharapan agar rumah tangga keduanya selalu dilimpahi oleh kebahagiaan yang tak pernah terputus. |
Tags :
Acara Adat
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments